Whatsapp
Berapa Ukuran pH Air Layak Minum?

Berapa Ukuran pH Air Layak Minum?

Berapa Ukuran pH Air yang Layak Minum?

pH (derajat keasaman) adalah salah satu parameter penting yang digunakan untuk menentukan kualitas air minum. Ukuran pH air yang layak untuk air minum umumnya berada dalam kisaran 6.5 hingga 8.5.

Ini mencerminkan tingkat keasaman atau kebasaan dalam air dan memastikan bahwa air aman untuk dikonsumsi tanpa membahayakan kesehatan manusia.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi pH Air

Berbagai faktor dapat memengaruhi pH air. Beberapa di antaranya melibatkan interaksi air dengan lingkungan sekitarnya:

  1. Curah Hujan Asam: Air hujan yang terpengaruh oleh polusi udara dapat menjadi lebih asam. Ini dapat memengaruhi pH air di sumber daya air tertentu.
  2. Geologi Lokal: Daerah dengan tanah kapur cenderung memiliki pH yang lebih tinggi karena kapur bersifat basa.
  3. Vegetasi dan Tanaman: Sejumlah tanaman dapat mempengaruhi pH tanah dan air di sekitarnya.
  4. Polusi: Zat-zat kimia tertentu yang masuk ke dalam sumber air dapat memengaruhi tingkat keasaman atau kebasaan air.

Parameter Lain yang Perlu Diukur

Di samping pH, ada beberapa parameter lain yang juga penting untuk diukur dalam menilai kualitas air minum:

  1. Total Dissolved Solids (TDS): TDS mengacu pada jumlah total padatan yang terlarut dalam air, termasuk mineral, garam, dan zat lainnya. Batas aman TDS untuk air minum biasanya berkisar antara 500 hingga 1.000 ppm (parts per million).
  2. Biochemical Oxygen Demand (BOD): BOD mengukur jumlah oksigen yang diperlukan oleh organisme aerobik untuk mendekomposisi bahan organik dalam air. BOD yang tinggi dapat menandakan keberadaan polutan organik.
  3. Tingkat E.coli: Bakteri E.coli adalah indikator umum kebersihan air. Tingkat E.coli yang tinggi dapat menunjukkan kontaminasi oleh tinja manusia atau hewan, yang dapat membahayakan kesehatan.

Kenapa pH Penting?

pH air adalah indikator penting karena dapat memengaruhi banyak proses kimia dan biologis di dalam air.

Kondisi pH yang ekstrem, terlalu asam atau terlalu basa, dapat merugikan organisme akuatik dan juga menjadi tidak nyaman atau bahkan berbahaya bagi manusia yang mengonsumsi air tersebut.

Pentingnya Memantau Kualitas Air Minum

Memantau kualitas air minum sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat. Air yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit perut, infeksi saluran air, dan masalah kesehatan jangka panjang akibat paparan zat kimia berbahaya.

Secara teratur menguji parameter-parameter seperti pH, TDS, BOD, dan tingkat E.coli membantu memastikan bahwa air minum memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan. Pengukuran rutin ini juga memungkinkan untuk deteksi dini terhadap potensi masalah dan intervensi yang cepat untuk menjaga kualitas air.

Kesimpulan

Dalam menentukan kualitas air minum, pH adalah salah satu parameter utama yang perlu diperhatikan. Rentang pH yang layak untuk air minum adalah antara 6.5 hingga 8.5.

Namun, selain pH, parameter-parameter seperti TDS, BOD, dan tingkat E.coli juga perlu diukur untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang kualitas air.

Memahami dan memantau parameter-parameter ini membantu memastikan bahwa air minum aman dan sesuai dengan standar kesehatan yang ditetapkan.

Apakah Perbedaan BOD dan BOD5?

Apakah Perbedaan BOD dan BOD5?

Apa Perbedaan BOD dan BOD5?

Apa Itu Biochemical Oxygen Demand?

Biochemical Oxygen Demand, atau BOD, mengukur jumlah oksigen yang dikonsumsi oleh mikroorganisme dalam proses penguraian materi organik dalam air sungai. BOD juga mengukur oksidasi kimia dari materi anorganik (yaitu, ekstraksi oksigen dari air melalui reaksi kimia).

Suatu tes digunakan untuk mengukur jumlah oksigen yang dikonsumsi oleh mikroorganisme ini selama periode waktu tertentu. Tingkat konsumsi oksigen dalam suatu sungai dipengaruhi oleh beberapa variabel: suhu, pH, keberadaan jenis mikroorganisme tertentu, dan jenis materi organik dan anorganik dalam air.

BOD secara langsung memengaruhi jumlah oksigen terlarut di sungai dan aliran. Semakin tinggi BOD, semakin cepat oksigen terdepleksi dalam aliran tersebut. Ini berarti lebih sedikit oksigen yang tersedia untuk bentuk kehidupan akuatik yang lebih tinggi. Konsekuensi dari BOD tinggi sama dengan BOD rendah: organisme akuatik menjadi stres, kehabisan oksigen, dan mati.

Sumber-sumber BOD meliputi daun dan serpihan kayu; tumbuhan dan hewan mati; kotoran hewan; limbah dari pabrik kertas dan pulp, instalasi pengolahan air limbah, kandang besar, dan pabrik pengolahan makanan; sistem septik yang rusak; dan aliran air hujan perkotaan.

Apa itu BOD5?

Dalam pengukuran BOD, biasanya diatur untuk menggunakan kondisi uji 20 ° C dan 5 hari, dan hasilnya dinyatakan dalam mg/L oksigen, yang dicatat sebagai Biochemical Oxygen Demand lima hari (BOD5), simbol.

Secara umum, Biochemical Oxygen Demand lima hari dari sungai yang bersih tidak melebihi 2mg/L, dan jika lebih tinggi dari 10mg/L, akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Penggunaan air industri, pertanian, dan akuatik mengharuskan bahwa Biochemical Oxygen Demand harus kurang dari 5mg/L, dan air minum harus kurang dari 1mg/L.

Jadi sederhananya, BOD5 itu sama dengan pengukuran BOD, namun dengan setelah proses inkubasi terjadi selama 5 hari dengan temperatur 20 ° C.

Apa itu Dosing Pump? Fungsi, Cara Kerja, Aplikasi

Apa itu Dosing Pump? Fungsi, Cara Kerja, Aplikasi

Dosing pump adalah pompa perpindahan positif yang dirancang untuk menyuntikkan bahan kimia atau zat lain ke dalam aliran air, gas, atau uap.

Artikel ini akan menjelaskan apa yang dimaksud dengan dosing dalam pengolahan air, alat dosing pump, fungsi, cara kerja, dan contoh aplikasi penggunaannya.

  1. Apa itu dosing dalam water treatment?
  2. Apa fungsi sistem dosing?
  3. Apa itu dosing pump?
  4. Apa material yang digunakan untuk dosing pump?
  5. Bagaimana cara kerja dosing pump?
  6. Apa saja aplikasi dosing pump?

Apa itu Dosing Dalam Water Treatment?

Dalam pengolahan air, dosing merujuk pada proses pemberian bahan kimia tertentu ke dalam air atau limbah cair. Bahan kimia ini dapat berupa zat seperti besi, aluminium, dan bahkan garam tertentu.

Proses dosing kimia ini dilakukan dalam jumlah yang terkendali untuk menghilangkan unsur-unsur yang tidak diinginkan dari air atau limbah cair dan membuatnya dapat digunakan kembali.

Proses dosing ini memiliki peran penting dalam pengolahan air karena membantu dalam pengendalian kualitas air, penghilangan kontaminan, dan pengolahan limbah.

Dalam beberapa kasus, dosing juga digunakan untuk meningkatkan efisiensi proses pengolahan air dengan mengatur pH dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang tidak diinginkan.

Sebagai contoh, dalam pengolahan air minum, dosing dapat digunakan untuk menurunkan kandungan besi atau mangan yang tinggi dalam air baku.

Dengan penambahan bahan kimia yang sesuai, besi atau mangan yang terlarut dalam air dapat diendapkan dan dihilangkan, menjadikan air aman untuk dikonsumsi.

Jadi, dosing dalam pengolahan air adalah salah satu langkah penting yang memastikan air yang dihasilkan atau limbah yang diolah memenuhi standar kualitas yang ditentukan serta aman untuk digunakan atau dilepaskan ke lingkungan.

Apa Fungsi Sistem Dosing?

Sistem dosing memiliki fungsi utama dalam pengolahan air, yaitu memberikan jumlah bahan kimia atau bahan tambahan lainnya secara tepat ke dalam aliran air. Hal ini bertujuan untuk memastikan operasi yang efektif dari sistem pengolahan air.

Berbagai proses yang menggunakan sistem dosing ini untuk mencapai hasil yang diinginkan dalam pengelolaan air, termasuk:

  • Klorinasi: Sistem dosing digunakan untuk menambahkan klorin atau senyawa klorin ke dalam air guna memastikan bahwa air tersebut bebas dari mikroorganisme patogen yang dapat menyebabkan penyakit.
  • Penyesuaian pH: Dalam beberapa kasus, air baku mungkin memiliki tingkat pH yang tidak sesuai untuk proses pengolahan selanjutnya. Sistem dosing membantu menyesuaikan pH air agar sesuai dengan kebutuhan pengolahan.
  • Perlakuan anti-kerak: Sistem dosing juga digunakan untuk mencegah pembentukan kerak atau skala di peralatan pengolahan air, yang dapat mengurangi efisiensi operasi.
  • Kontrol alga: Dosing dapat digunakan untuk mengontrol pertumbuhan alga dalam air, yang dapat merusak sistem pengolahan dan mengganggu kualitas air.
  • Kontrol korosi: Sistem dosing digunakan untuk melindungi peralatan dari kerusakan akibat korosi, yang dapat mempengaruhi kualitas air dan integritas peralatan.

Dengan demikian, sistem dosing memiliki peran krusial dalam menjaga kualitas air, menjalankan proses pengolahan dengan efisien, dan menjaga sistem pengolahan air agar beroperasi dengan baik sesuai dengan kebutuhan spesifiknya.

Apa itu Dosing Pump?

Dosing pump adalah pompa perpindahan positif yang dirancang untuk menyuntikkan bahan kimia atau zat lain ke dalam aliran air, gas, atau uap.

Mekanisme pompa industri ini melibatkan pengisian kuantitas cairan yang diukur ke dalam ruang pompa, lalu menyuntikkan laju volume ini ke dalam wadah yang akan didosiskan.

Pompa dosing memiliki beberapa karakteristik kunci yang membedakannya dari jenis pompa lainnya. Salah satu karakteristik utamanya adalah kemampuan untuk memberikan aliran yang sangat tepat dan diukur dengan presisi. Hal ini sangat penting dalam aplikasi di mana dosis yang tepat sangat krusial, seperti dalam pengolahan air dan pengendalian proses industri.

Penggunaan pompa dosing ini dapat ditemukan dalam berbagai aplikasi, termasuk pengolahan air dan pengendalian proses industri di mana bahan kimia atau zat lainnya harus ditambahkan ke dalam aliran cairan dalam jumlah yang sangat tepat untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Pompa dosing memainkan peran penting dalam menjaga kualitas air dan menjalankan berbagai proses industri dengan akurasi dan konsistensi yang tinggi.

Apa Material yang Digunakan untuk Dosing Pump?

Material yang digunakan dalam pembuatan pompa dosing sangat penting karena harus mampu menghadapi berbagai bahan kimia dan cairan yang akan ditransportasi.

Dalam banyak kasus, plastik dan paduan stainless steel adalah pilihan material yang umum digunakan untuk konstruksi pompa dosing.

Berikut adalah penjelasan mengenai material-material tersebut:

  • Plastik: Plastik adalah salah satu material dasar yang paling ekonomis dan sering digunakan dalam pembuatan pompa dosing. Plastik memiliki keunggulan utama dalam ketahanan terhadap korosi dan perlindungan terhadap berbagai jenis bahan kimia. Ini menjadikannya pilihan yang baik untuk aplikasi di mana ketahanan kimia adalah faktor utama. Plastik juga ringan dan mudah dioperasikan.
  • Paduan Stainless Steel: Paduan stainless steel menyediakan perlindungan yang sangat baik terhadap berbagai bahan kimia dan korosi berkarat. Paduan stainless steel juga memiliki batasan tekanan yang lebih tinggi daripada kebanyakan plastik, sehingga cocok untuk aplikasi yang memerlukan tekanan tinggi. Meskipun lebih mahal daripada plastik, paduan stainless steel umumnya digunakan dalam situasi di mana ketahanan kimia dan kekuatan mekanis diperlukan.

Pemilihan material untuk pompa dosing harus disesuaikan dengan jenis bahan kimia yang akan ditangani dan persyaratan aplikasi. Penting untuk memilih material yang sesuai dengan lingkungan dan bahan yang akan dihadapi agar pompa dosing berfungsi dengan baik dan memiliki umur pakai yang panjang.

Bagaimana Cara Kerja Dosing Pump?

Dalam penggunaannya, dosing pump adalah pompa yang dirancang untuk mengambil jumlah cairan yang diukur ke dalam ruangnya dan menyuntikkan bahan kimia ke dalam tangki atau pipa yang berisi cairan yang akan didosiskan.

Pompa ini ditenagai oleh motor listrik atau aktuator udara dan dilengkapi dengan pengendali yang mengatur pengaktifan dan penghentian pompa serta mengelola laju aliran. Berikut adalah langkah-langkah cara kerja dosing pump secara lebih rinci:

  1. Pengisian Cairan: Dosing pump pertama-tama menarik jumlah cairan yang akan didosiskan ke dalam ruang kerjanya. Ini dilakukan dengan menghisap cairan ke dalam pompa.
  2. Penyuntikan Bahan Kimia: Setelah jumlah cairan yang diinginkan terkumpul di dalam ruang pompa, dosing pump menyuntikkan bahan kimia atau zat lain ke dalam aliran cairan yang akan didosiskan. Ini dilakukan dengan mendorong cairan ke dalam tangki atau pipa yang berisi cairan tersebut.
  3. Pengendalian Laju Aliran: Pengendali dosing pump mengatur laju aliran cairan yang diinjeksikan ke dalam aliran utama sesuai dengan pengaturan yang diinginkan. Ini memastikan dosis yang tepat dan konsisten sesuai dengan kebutuhan aplikasi.
  4. Pengaktifan dan Penghentian: Pompa dosing diaktifkan dan dinonaktifkan oleh pengendali sesuai dengan jadwal atau kebutuhan. Ini memastikan dosis dilakukan pada waktu yang tepat dan sesuai dengan jadwal yang diinginkan.

Cara kerja dosing pump sangat penting karena memungkinkan pengguna untuk memberikan jumlah bahan kimia yang sangat tepat ke dalam aliran cairan. Ini sangat krusial dalam berbagai aplikasi di mana dosis yang tepat sangat diperlukan, seperti dalam pengolahan air dan pengendalian proses industri.

Dengan menggunakan dosing pump, pengguna dapat mencapai hasil yang diinginkan dengan akurasi dan konsistensi yang tinggi.

Apa Saja Aplikasi Dosing Pump?

Pompa dosing digunakan dalam berbagai aplikasi yang memerlukan pengiriman bahan kimia atau zat lainnya dengan akurasi dan konsistensi tinggi ke dalam aliran cairan. Berikut adalah beberapa contoh aplikasi umum penggunaan dosing pump:

  • Purifikasi Air: Dosing pump digunakan dalam pengolahan air untuk menambahkan bahan kimia seperti klorin atau koagulan ke dalam air guna menjaga kualitas air minum yang aman dan memenuhi standar kesehatan.
  • Industri Makanan: Industri makanan menggunakan dosing pump untuk menambahkan bahan-bahan seperti pewarna, perasa, atau bahan pengawet ke dalam produk makanan dengan tepat.
  • Pertanian: Dalam pertanian, dosing pump digunakan untuk memberikan pupuk cair atau pestisida ke dalam sistem irigasi untuk meningkatkan produktivitas tanaman.
  • Laboratorium Medis: Laboratorium medis menggunakan dosing pump untuk mencampur larutan dan menghasilkan hasil tes yang akurat dalam diagnosis dan pengujian medis.
  • Kegiatan Pertambangan: Pertambangan seringkali memerlukan penggunaan dosing pump untuk mengatasi masalah kimiawi dan menjaga kualitas air di lokasi pertambangan.
  • Kolam Renang: Dalam perawatan kolam renang, dosing pump digunakan untuk mengontrol tingkat klorin dan pH air kolam untuk menjaga kualitas air yang aman untuk berenang.

Aplikasi dosing pump sangat luas dan mencakup berbagai industri dan bidang. Penggunaan dosing pump memungkinkan pengguna untuk mengelola bahan kimia dengan akurasi tinggi dalam berbagai situasi, menjaga kualitas air, dan menjalankan proses produksi dengan efisiensi dan konsistensi yang tinggi.

Harga Alat Pengukur Kesadahan Air HI3840

Harga Alat Pengukur Kesadahan Air HI3840

Alat Pengukur Kesadahan Air: Hanna Instruments HI 3840

Hanna Instruments HI 3840 adalah kit uji kimia berbasis titrasi yang digunakan untuk mengukur konsentrasi kesadahan total dalam rentang 0 hingga 150 mg/L. HI 3840 dilengkapi dengan semua reagen dan peralatan yang diperlukan untuk melakukan analisis.

Kit uji ini berisi reagen yang cukup untuk melakukan sekitar 50 pengujian.

Fitur-fitur Utama

Berikut adalah beberapa fitur utama dari alat pengukur kesadahan air HI 3840:

  • Setup Lengkap: Semua bahan yang diperlukan sudah termasuk dalam kit uji, seperti beaker sampel dan botol penjatuh reagen.
  • Resolusi Tinggi: Pembacaan dari 0 hingga 150 mg/L ditentukan dengan resolusi 5 mg/L.
  • Reagen Pengganti Tersedia: Tidak perlu membeli kit baru ketika reagen habis. Anda dapat memesan HI3840-050 untuk mengganti reagen yang disertakan dalam kit.

Signifikansi Penggunaan

Kesadahan air secara tradisional didefinisikan sebagai kapasitas air untuk mengendapkan sabun.

Jenis ion dalam air yang menyebabkan pengendapan ini kemudian ditemukan terutama terdiri dari kalsium dan magnesium. Oleh karena itu, kesadahan air sebenarnya adalah ukuran kuantitatif dari kedua ion ini dalam air.

Sekarang diketahui juga bahwa beberapa jenis ion lain, seperti besi, seng, dan mangan, berkontribusi pada kesadahan air secara keseluruhan.

Pengukuran dan pengendalian kesadahan air sangat penting untuk mencegah penumpukan dan penyumbatan dalam pipa-pipa air.

Spesifikasi:

Berikut adalah spesifikasi dari Hanna Instruments HI 3840:

  • Nama Produk: Kesadahan Total, Metode EDTA, Kit Uji untuk 50 pengujian (rentang 0 hingga 150 mg/L (ppm))
  • Jenis Pengukuran Kesadahan Total: Titrasi
  • Rentang Kesadahan Total: 0 hingga 150 mg/L CaCO₃
  • Resolusi Kesadahan Total: 5 mg/L

Hanna Instruments HI 3840 adalah alat yang sangat berguna untuk mengukur kesadahan air dengan akurat dan dapat diandalkan. Dengan kit uji ini, Anda dapat memantau kualitas air Anda dan mengambil tindakan yang sesuai jika diperlukan untuk menghindari masalah seperti penumpukan dan penyumbatan dalam sistem perpipaan air. Penggunaan alat ini sangat penting dalam menjaga air yang sehat dan efisien.

Pentingnya Pengukuran Kesadahan Air Umpan Boiler di Industri

Penggunaan boiler dalam industri adalah salah satu elemen kunci dalam berbagai proses produksi. Boiler digunakan untuk menghasilkan uap yang diperlukan untuk berbagai tujuan, seperti pemanasan, penggerak mesin, dan banyak lagi.

Namun, untuk memastikan kinerja optimal dan masa pakai boiler yang panjang, penting untuk memahami dan mengukur tingkat kesadahan air umpan yang digunakan dalam boiler tersebut.

1. Mencegah Kerak dan Skala

Kesadahan air umpan yang tinggi dapat menyebabkan pembentukan kerak dan skala di dalam boiler. Skala ini terbentuk ketika ion kalsium dan magnesium dalam air mengendap dan mengendap pada permukaan dalam boiler.

Skala ini dapat menyebabkan berkurangnya efisiensi pemanasan dan bahkan kerusakan struktural pada boiler.

Oleh karena itu, dengan mengukur dan mengendalikan kesadahan air umpan, Anda dapat mencegah pembentukan kerak dan skala yang merusak.

2. Meningkatkan Efisiensi Energi

Boiler yang beroperasi dengan air umpan yang keras memerlukan lebih banyak energi untuk mencapai suhu dan tekanan yang diinginkan.

Hal ini karena lapisan skala pada permukaan penukar panas menghalangi transfer panas yang efisien.

Dengan mengukur dan mengendalikan kesadahan air umpan, Anda dapat meningkatkan efisiensi energi boiler, mengurangi konsumsi bahan bakar, dan menghemat biaya operasional.

3. Memperpanjang Umur Boiler

Boiler yang terus-menerus terkena air umpan keras dapat mengalami kerusakan dan keausan yang lebih cepat. Ini dapat mengurangi masa pakai boiler dan meningkatkan biaya perawatan dan penggantian. Dengan mengukur dan mengendalikan kesadahan air umpan, Anda dapat memperpanjang umur boiler Anda dan menghindari biaya yang tidak perlu.

4. Menjamin Kualitas Produksi

Produk industri seringkali memerlukan air untuk berbagai proses, seperti pembersihan, pendinginan, atau pencampuran. Air yang digunakan dalam proses ini harus memiliki kualitas yang baik agar tidak mengganggu kualitas produk akhir.

Air umpan yang memiliki kesadahan yang terlalu tinggi dapat berdampak negatif pada produk akhir, dan oleh karena itu, mengukur kesadahan air sangat penting untuk memastikan kualitas produksi yang konsisten.

5. Keamanan Operasional

Penting untuk mencatat bahwa air umpan yang memiliki kesadahan yang sangat tinggi dapat merusak peralatan dan menyebabkan kegagalan operasional boiler. Ini dapat berpotensi membahayakan personel dan infrastruktur.

Dengan mengukur kesadahan air dan mengambil tindakan yang diperlukan, Anda dapat memastikan keamanan operasional boiler dan fasilitas Anda.

Dalam rangka mengukur kesadahan air umpan boiler dengan akurat, banyak industri menggunakan alat pengukur kesadahan air yang andal seperti Hanna Instruments HI 3840. Alat ini memberikan informasi yang penting untuk mengendalikan dan memantau kualitas air umpan boiler, sehingga memastikan operasi yang efisien dan aman.

Secara keseluruhan, pengukuran kesadahan air umpan boiler adalah langkah yang sangat penting dalam industri. Ini membantu dalam mencegah kerak dan skala, meningkatkan efisiensi energi, memperpanjang umur boiler, menjamin kualitas produksi, dan menjaga keamanan operasional.

Dengan mengambil langkah-langkah untuk mengukur dan mengendalikan kesadahan air, perusahaan dapat menghemat biaya operasional, meningkatkan produktivitas, dan menjaga lingkungan kerja yang aman.

Parameter Kualitas Air: Apa itu TDS, TSS, DO, pH, BOD, BOD5, dan COD

Parameter Kualitas Air: Apa itu TDS, TSS, DO, pH, BOD, BOD5, dan COD

Kualitas air adalah aspek penting dalam menjaga kehidupan sehari-hari.

Air adalah sumber daya yang sangat berharga yang memengaruhi banyak aspek kehidupan manusia, termasuk kesehatan, pertanian, industri, dan ekosistem alam.

  1. Apa itu Parameter Kualitas Air
  2. Total Dissolved Solids (TDS)
  3. Total Suspended Solids (TSS)
  4. Dissolved Oxygen (DO)
  5. pH
  6. Biochemical Oxygen Demand (BOD)
  7. Chemical Oxygen Demand (COD)

Apa Itu Kualitas Air?

Kualitas air mengacu pada sifat kimia, fisik, dan biologis air, serta standar yang digunakan untuk menilai tingkat kepatuhan air terhadap standar tersebut. Standar ini umumnya berkaitan dengan penggunaan air, seperti air minum, air untuk pertanian, air untuk industri, dan air untuk ekosistem alam. Diantara parameter kualitas air yang biasa diukur adalah TDS, TSS, DO, pH, BOD, dan COD.

Siapa yang Harus Peduli Tentang Kualitas Air?

Semua orang memiliki peran dalam menjaga dan memahami kualitas air. Ini melibatkan berbagai sektor dan individu, termasuk:

  • Pemerintah: Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mengatur dan memantau kualitas air untuk kebutuhan publik guna melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan.
  • Industri AMDK: Perusahaan air minum kemasan (AMDK) harus memastikan bahwa produk air mereka memenuhi standar kualitas yang ketat.
  • Pertanian: Petani perlu memahami dampak praktik pertanian mereka terhadap kualitas air di sekitar area pertanian mereka.
  • Hidroponik: Petani hidroponik harus memastikan bahwa nutrisi yang mereka berikan pada tanaman tidak merusak kualitas air.
  • Pemilik Aquarium: Pemilik aquarium harus menjaga kebersihan air dalam akuarium mereka untuk kesejahteraan ikan dan organisme akuatik lainnya.
  • Rumah Tangga Sehari-hari: Setiap individu juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan air yang mereka gunakan aman untuk keluarga.

Total Dissolved Solids (TDS)

Apa itu TDS?

Total Dissolved Solids (TDS) adalah istilah yang mengacu pada jumlah total zat padat yang terlarut dalam air. Ini mencakup berbagai jenis senyawa dan ion yang terlarut, seperti garam, mineral, logam, dan berbagai bahan kimia lainnya. TDS diukur dalam satuan miligram per liter (mg/L) atau sering juga diukur dalam parts per million (ppm).

Apa Fungsi Memahami TDS?

Memahami TDS penting karena dapat memberikan informasi tentang kualitas air. TDS yang tinggi bisa menunjukkan adanya kontaminan yang dapat memengaruhi rasa, warna, dan bau air. Namun, TDS yang rendah juga bisa mengindikasikan air yang kurang mengandung mineral penting yang diperlukan untuk kesehatan manusia.

Syarat baku mutu TDS untuk air minum?

Syarat baku mutu TDS untuk air minum bervariasi berdasarkan standar kualitas air yang berlaku di suatu wilayah atau negara. Umumnya, air minum yang aman memiliki TDS dalam kisaran tertentu, yang sering kali berkisar antara 50 hingga 500 mg/L. Namun, peraturan ini dapat berbeda-beda tergantung pada negara dan regulasi lokal.

Apa Alat yang Digunakan Untuk Mengukur TDS?

Untuk mengukur TDS dalam air, digunakan alat yang disebut TDS Meter digital. Alat ini bekerja dengan mengukur konduktivitas listrik air, karena TDS biasanya terdiri dari senyawa-senyawa yang dapat menghantarkan listrik. TDS Meter digital adalah alat yang sederhana dan mudah digunakan.

Cara penggunaannya melibatkan merendam sensor atau probe alat ke dalam sampel air yang akan diuji. Alat ini kemudian akan memberikan pembacaan TDS dalam bentuk angka yang dapat dibaca pada layar digital.

Mengukur TDS adalah salah satu langkah awal penting dalam memantau dan menjaga kualitas air. Informasi yang diperoleh dari pengukuran TDS dapat membantu dalam pengambilan keputusan terkait pengolahan air, pemantauan sumber air, dan menjaga kualitas air yang aman untuk berbagai keperluan, termasuk air minum, pertanian, dan industri.

Total Suspended Solids (TSS)

Apa itu TSS?

Total Suspended Solids (TSS) adalah parameter yang mengukur jumlah total partikel padat yang tersuspensi dalam air. Partikel ini dapat berupa debu, lumpur, tanah, plankton, atau bahan-bahan organik dan anorganik lainnya yang terapung di dalam air. TSS diukur dalam satuan miligram per liter (mg/L) atau sering juga diukur dalam parts per million (ppm).

Apa Fungsi Memahami TSS?

Memahami TSS penting karena dapat memberikan gambaran tentang kejernihan dan kebersihan air. TSS yang tinggi dapat mengganggu ekosistem perairan, merusak lingkungan hidup organisme akuatik, dan mempengaruhi kualitas air untuk penggunaan manusia. Pemahaman terhadap TSS juga diperlukan dalam pengelolaan air dan pengolahan limbah untuk menjaga kualitas air yang sehat.

Cara Mengatasi Partikel Tersuspensi dalam Air?

Saringan pasir silika adalah salah satu metode yang digunakan untuk mengatasi partikel tersuspensi dalam air. Proses ini melibatkan penggunaan media saringan berupa pasir silika dengan ukuran butiran yang ditentukan. Ketika air mengalir melalui lapisan pasir silika, partikel-partikel tersuspensi tertangkap dan disaring, meninggalkan air yang lebih jernih.

Apa Alat yang Digunakan Untuk Mengukur TSS?

Untuk mengukur TSS dalam air, digunakan alat yang disebut TSS Meter digital. Alat ini bekerja dengan mengukur jumlah partikel padat yang tersuspensi dalam sampel air. TSS Meter digital biasanya menggunakan prinsip optik atau gravimetri untuk menghitung jumlah partikel. Hasil pengukuran ditampilkan dalam bentuk angka pada layar digital.

Pengukuran TSS penting dalam pemantauan kualitas air, terutama dalam situasi di mana partikel-partikel tersuspensi dapat mencemari air dan mengganggu ekosistem perairan.

Informasi tentang TSS membantu pihak berwenang dalam mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga kejernihan dan kebersihan air, yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem air dan keberlanjutan sumber daya air.

Dissolved Oxygen (DO)

Apa itu DO?

Dissolved Oxygen (DO) adalah parameter yang mengukur jumlah oksigen yang terlarut dalam air. Oksigen ini diperlukan oleh organisme akuatik seperti ikan, plankton, dan makhluk air lainnya untuk bernapas dan bertahan hidup. DO diukur dalam satuan miligram per liter (mg/L) atau dalam bentuk persentase dari kapasitas oksigen terlarut dalam air.

Apa Fungsi Memahami DO?

Memahami DO sangat penting dalam pemantauan kualitas air dan ekosistem perairan. Kadar oksigen terlarut yang cukup tinggi dalam air adalah tanda air yang sehat dan dapat mendukung kehidupan akuatik yang beragam. Mengetahui DO adalah penting untuk:

  • Mengidentifikasi tingkat polusi air. Air yang tercemar dapat memiliki DO yang rendah karena aktivitas organisme yang memakan oksigen.
  • Mengukur kesehatan ekosistem perairan. Kehadiran organisme akuatik yang peka terhadap DO dapat memberikan informasi tentang keseimbangan ekosistem.
  • Memantau instalasi pengolahan air limbah. Pengukuran DO digunakan untuk memastikan bahwa air yang dibuang kembali ke lingkungan memiliki kadar oksigen yang cukup untuk mendukung kehidupan akuatik.

Cara Mengukur DO pada Instalasi Pengolahan Air Limbah

Pengukuran DO pada instalasi pengolahan air limbah adalah proses yang krusial untuk memastikan bahwa air limbah yang dibuang kembali ke lingkungan tidak merusak ekosistem perairan. Langkah-langkah umum untuk mengukur DO pada instalasi pengolahan air limbah melibatkan penggunaan DO Meter digital dan proses berikut:

  1. Ambil sampel air dari sumber air limbah yang akan diukur DO-nya.
  2. Pastikan bahwa DO Meter digital telah dikalibrasi dengan benar sesuai dengan instruksi produsen.
  3. Submersikan probe DO Meter ke dalam sampel air dan tunggu beberapa saat hingga alat memberikan pembacaan yang stabil.
  4. Baca hasil pengukuran DO pada layar digital.
  5. Analisis hasil pengukuran untuk memastikan bahwa kadar oksigen dalam air limbah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Apa Alat yang Digunakan Untuk Mengukur DO?

DO Meter digital adalah alat yang digunakan untuk mengukur DO dalam air. Alat ini bekerja dengan mengukur konsentrasi oksigen terlarut dalam air dengan menggunakan elektroda khusus yang merespons terhadap oksigen.

DO Meter digital memberikan pembacaan yang akurat dan cepat tentang kadar oksigen dalam air dan sering digunakan dalam pemantauan kualitas air dan pengelolaan air limbah.

Memahami DO dan melakukan pengukuran yang akurat sangat penting dalam menjaga kesehatan ekosistem perairan dan mengelola air limbah dengan baik. Dengan informasi yang tepat tentang DO, kita dapat menjaga kualitas air yang baik dan mendukung keberlanjutan lingkungan akuatik.

pH

Apa itu pH?

pH adalah parameter yang mengukur tingkat keasaman atau kebasaan dalam larutan atau air. Skala pH berkisar dari 0 hingga 14, dengan nilai 7 sebagai titik netral. Nilai pH di bawah 7 menunjukkan larutan asam, sedangkan nilai pH di atas 7 menunjukkan larutan basa. Skala pH adalah cara untuk mengukur konsentrasi ion hidrogen (H+) dalam air. Semakin rendah nilai pH, semakin tinggi konsentrasi ion H+, dan semakin asam larutan tersebut.

Apa Fungsi Memahami pH?

Memahami pH sangat penting dalam berbagai aplikasi, terutama dalam pemantauan dan pengelolaan lingkungan dan kualitas air. Beberapa fungsi penting memahami pH adalah:

  • Menjaga keseimbangan ekosistem akuatik. Organisme akuatik memiliki rentang pH yang ideal untuk bertahan hidup, dan perubahan drastis dalam pH dapat mengganggu ekosistem perairan.
  • Mendeteksi polusi air. Perubahan ekstrem dalam nilai pH dapat mengindikasikan pencemaran air oleh bahan kimia berbahaya.
  • Mengatur air untuk keperluan rumah tangga. Nilai pH yang tepat dalam air minum penting untuk kesehatan manusia dan kegunaan sehari-hari lainnya.
  • Mengelola air aquarium. Nilai pH yang tepat dalam air aquarium sangat penting untuk kesejahteraan ikan dan organisme akuatik lainnya.

Berapa pH Air yang Baik untuk Air Aquarium?

Untuk air aquarium, nilai pH yang baik biasanya berada dalam kisaran 7 hingga 8. Kisaran ini dianggap sebagai netral hingga sedikit basa dan cocok untuk sebagian besar spesies ikan air tawar dan organisme akuatik.

Namun, perlu diingat bahwa beberapa spesies ikan mungkin memiliki preferensi pH yang lebih spesifik, jadi penting untuk memahami spesies ikan yang Anda pelihara dan mengatur pH sesuai dengan kebutuhan mereka.

Apa Alat yang Digunakan Untuk Mengukur pH?

Alat yang digunakan untuk mengukur pH disebut pH Meter digital. Alat ini menggunakan elektroda khusus yang merespons terhadap perubahan pH dalam larutan. Dengan mengukur perubahan arus listrik yang dihasilkan oleh elektroda, pH Meter digital dapat memberikan pembacaan pH yang akurat dan cepat.

Alat ini sangat berguna dalam pengelolaan air aquarium, pemantauan kualitas air, dan aplikasi laboratorium lainnya.

Mengukur dan memahami pH adalah langkah penting dalam menjaga kualitas air dan kesehatan lingkungan akuatik. Dengan menjaga nilai pH dalam rentang yang tepat, kita dapat memberikan lingkungan yang ideal untuk organisme akuatik dan menjaga ekosistem air tetap seimbang.

Biochemical Oxygen Demand (BOD)

Apa itu BOD?

Biochemical Oxygen Demand (BOD) adalah parameter yang mengukur jumlah oksigen yang diperlukan oleh mikroorganisme dalam proses penguraian bahan organik yang terdapat dalam air. Secara khusus, BOD mengukur tingkat konsumsi oksigen oleh mikroorganisme ketika mereka mendekomposisi bahan organik seperti limbah organik, kotoran, dan zat organik lainnya dalam air. BOD diukur dalam satuan miligram per liter (mg/L) dan digunakan untuk mengevaluasi tingkat polusi organik dalam air.

Apa Fungsi Memahami BOD?

Memahami BOD sangat penting dalam pemantauan kualitas air dan pengelolaan lingkungan. Beberapa fungsi penting dari pemahaman BOD adalah:

  • Mendeteksi polusi organik. Tingkat BOD yang tinggi dapat mengindikasikan adanya pencemaran organik dalam air, yang dapat merugikan ekosistem perairan.
  • Mengukur efisiensi instalasi pengolahan air limbah. BOD digunakan untuk mengukur sejauh mana instalasi pengolahan air limbah dapat menghilangkan bahan organik dari air.
  • Menilai kesehatan ekosistem perairan. Perubahan dalam nilai BOD dapat memberikan petunjuk tentang perubahan kondisi ekosistem perairan.

Apa Perbedaan Antara BOD dan BOD5?

Perbedaan utama antara BOD dan BOD5 adalah waktu inkubasi yang digunakan dalam pengukuran. BOD5 mengacu pada Biochemical Oxygen Demand yang diukur selama 5 hari inkubasi pada suhu 20 derajat Celsius. Sedangkan BOD biasa (tanpa angka 5) dapat mengacu pada pengukuran BOD yang dilakukan dalam periode inkubasi yang berbeda atau dengan suhu inkubasi yang berbeda, tergantung pada metode yang digunakan.

BOD5 adalah metode standar yang paling umum digunakan karena dianggap lebih akurat dan stabil dibandingkan dengan BOD yang diukur dalam inkubasi yang berbeda.

Apa Larutan yang Digunakan dalam Mengukur BOD?

Untuk mengukur BOD, digunakan larutan khusus yang biasanya berupa larutan gula seperti glukosa dan asam glutamat.

Apa Alat yang Digunakan Untuk Mengukur BOD?

Alat yang digunakan untuk mengukur BOD disebut BOD Analyzer. Alat ini umumnya dilengkapi dengan probe atau sensor yang digunakan untuk mengukur konsentrasi oksigen dalam sampel air selama periode inkubasi.

BOD Analyzer adalah alat yang sangat berguna dalam pengukuran BOD karena dapat memberikan hasil yang akurat dan memudahkan pengujian rutin dalam pengelolaan air limbah dan pemantauan kualitas air.

Pengukuran BOD adalah komponen penting dalam pemantauan kualitas air dan menjaga ekosistem perairan yang sehat. Dengan memahami BOD, kita dapat mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan polusi organik dan menjaga kualitas air yang baik untuk keperluan manusia dan lingkungan.

Baca juga artikel menarik lainnya tentang: macam macam alat laboratorium

Chemical Oxygen Demand (COD)

Apa itu COD?

Chemical Oxygen Demand (COD) adalah parameter yang mengukur jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi senyawa kimia yang terkandung dalam air. COD digunakan untuk mengevaluasi tingkat kontaminasi air oleh senyawa-senyawa kimia yang dapat mengkonsumsi oksigen selama proses oksidasi. Nilai COD diukur dalam satuan miligram oksigen per liter (mg O2/L) dan memberikan gambaran tentang tingkat polusi kimia dalam air.

Apa Fungsi Memahami COD?

Memahami COD penting dalam pemantauan dan pengelolaan kualitas air. Beberapa fungsi penting memahami COD adalah:

  • Mendeteksi polusi kimia. Tingkat COD yang tinggi dapat mengindikasikan adanya pencemaran air oleh senyawa kimia yang dapat membahayakan ekosistem perairan dan kesehatan manusia.
  • Menilai efektivitas pengolahan air limbah. COD digunakan untuk mengukur sejauh mana instalasi pengolahan air limbah dapat menghilangkan senyawa-senyawa kimia dari air.
  • Memonitor perubahan kualitas air. Perubahan dalam nilai COD dapat memberikan petunjuk tentang perubahan dalam kondisi lingkungan perairan.

Apa Hubungan Antara BOD dan COD?

Hubungan antara BOD (Biochemical Oxygen Demand) dan COD adalah bahwa keduanya adalah parameter yang digunakan untuk mengukur polusi organik dalam air, tetapi dengan metode yang berbeda:

  • BOD mengukur konsumsi oksigen oleh mikroorganisme selama dekomposisi bahan organik dalam air selama periode inkubasi tertentu.
  • COD mengukur jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi senyawa kimia dalam air tanpa melibatkan mikroorganisme dan dalam waktu yang lebih singkat.

Perbedaan utama adalah bahwa BOD lebih spesifik untuk senyawa organik yang dapat diuraikan oleh mikroorganisme, sedangkan COD mencakup seluruh spektrum senyawa kimia yang dapat dioksidasi.

Apa yang Meningkatkan Kadar COD?

Kadar COD meningkat ketika konsentrasi bahan organik dalam air meningkat. Selain itu, beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan kadar COD meliputi:

  • Kehadiran senyawa anorganik yang dapat dioksidasi oleh oksidan (biasanya dikromat).
  • Kehadiran limbah industri yang mengandung senyawa kimia berbahaya.
  • Kehadiran limbah manusia yang mengandung senyawa organik dari kotoran manusia.
  • Kehadiran material tumbuhan yang membusuk di dalam air.

Pengukuran COD membantu dalam menilai tingkat polusi kimia dalam air dan membantu dalam pengambilan tindakan yang tepat untuk menjaga kualitas air yang sehat dan lingkungan perairan yang berkelanjutan.

Pengukuran pH Anda akan Gagal Jika Melakukan 10 Hal Ini! (1)

Pengukuran pH Anda akan Gagal Jika Melakukan 10 Hal Ini! (1)

harga ph meter, harga ph meter air, harga ph meter air laut, alat laboratorium, hanna instruments, ph meter hanna
Peneliti melakukan pengukuran asam larutan
Anda seorang peneliti kualitas air, baik untuk kebutuhan laboratorium atau industri? Simak artikel ini jika tidak ingin gagal mengukur pH.

ADA 10 Kesalahan yang bisa jadi dilakukan oleh seorang peneliti yang hendak mengukur pH/keasaman larutan. Lihat 10 kesalahan di bawah ini.

Kesalahan Pertama: Menyimpan Elektrode dalam Kondisi Kering

Penyimpanan elektrode yang tidak baik adalah sesuatu yang sering dilihat dari masa ke masa. Pemikiran yang tidak tepat adalah bahwa dengan menyimpan elektrode dalam bentuk kering akan menjadikan elektrode inert dan bisa dipakai dalam waktu yang lebih lama.

Yang sebenarnya terjadi, elektrode akan mengering, bahkan bisa permanen. Kaca detektor elektrode terdiri dari tiga lapisan kaca: lapisan gel terluar yang terhidrasi, lapisan tengah kering, dan lapisan dalam yang terhidrasi. Lapisan yang terhidrasi bertanggung jawab dalam memberikan sensitivitas pada perubahan pH.

Apabila lapisan terluar ini mengering, maka sensitivitas nya berkurang jauh. Ini akan menyebabkan waktu response melambat dan nilai yang tidak benar.

Kesalahan Kedua: Mengelap Kaca Detektor

harga ph meter, harga ph meter air, harga ph meter air laut, alat laboratorium, hanna instruments, ph meter hanna,
Mengelap kaca detektor justru akan menyebabkan masalah, alih-alih kaca tersebut bersih tanpa tertinggal residu buffer dari sampel larutan.

Namun, mengelap kaca detektor ini dapat menimbulkan muatan statik yang akan mengganggu pembacaan voltase elektrode. Ketika pembacaan voltase ini salah, maka nilai pH yang diinterpretasikan oleh nilai voltase juga akan salah.

Kesalahan Ketiga: Menyimpan Elektrode di Air Deionization

harga ph meter, harga ph meter air, harga ph meter air laut, alat laboratorium, hanna instruments, ph meter hanna,
Menyimpan elektrode di air murni (seperti deionisasi, distilasi, atau reverse osmosis) juga adalah kesalahan besar dalam menyimpan elektrode pH. Ini terjadi saat pengguna kehabisan larutan penyimpanan tetapi tetap ingin elektrode terhidrasi. Tapi justru ini akan menambah masalah.

Air yang terdeionisasi tidak memiliki ion. Elektrode pH penuh dengan ion, baik pada larutan filling dan pada bagian yang terhidrasi di kaca detektor. Sehingga, jika elektrode ini dibenamkan di larutan yang tidak mengandung ion, akan menyebabkan perpindahan ion dari elektrode ke larutan, sehingga menjadikan elektrode ini tidak akan berguna.


Kesalahan Keempat: Tidak Membilas Elektroda

harga ph meter, harga ph meter air, harga ph meter air laut, alat laboratorium, hanna instruments, ph meter hanna,

Salah satu kesalahan dalam penggunaan pH meter adalah tidak mengelap elektroda. Namun, bukan berarti elektroda ini dibiarkan begitu saja. Tetapi harus dibilas dengan larutan penyimpan. Misalnya, jika lemak melapisi elektroda, itu akan mengganggu waktu response. Bisa jadi Anda merasa bahwa pembacaan sudah stabil, namun kenyataannya karena perubahan yang terjadi sangatlah lambat.

Cara yang paling tepat adalah dengan membilas menggunakan larutan pembersih khusus untuk elektrode pH. Lebih baik lagi jika menggunakan untuk aplikasi yang Anda gunakan elektrode tersebut.

Kesalahan Kelima: Tidak Melakukan Kalibrasi

harga ph meter, harga ph meter air, harga ph meter air laut, alat laboratorium, hanna instruments, ph meter hanna,
Kesalahan ini adalah karena tidak mengetahui dengan benar prosedur kalibrasi. Prosedur kalibrasi diberitahu kepada para pengguna pH meter karena tanpa kalibrasi, lama kelamaan elektrode akan menampilkan nilai yang menyimpang.

Untuk kalibrasi, digunakan larutan buffer kalibrasi yang sudah diketahui nilainya.

Bagian kedua lihat di sini: Pengukuran pH Anda akan Gagal Jika Melakukan 10 Hal Ini! (2)

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pH meter, silakan Anda kunjungi web khusus pH meter dan artikel-artikel review kami di:

Harga pH Meter
Harga pH Meter Hanna Instruments
Harga pH Meter Apera
Harga pH Meter Kolam Ikan
Harga pH Meter Hidroponik
Lihat Perbandingan pH meter HANNA vs IONIX!

Lihat Perbandingan pH meter HANNA vs IONIX!

Ada dua brand pH meter yang populer digunakan untuk kebutuhan industri, yaitu Hanna Instruments dan Ionix.

Mana pH meter yang cocok untuk kebutuhan Anda? Artikel ini akan menjelaskan perbandingannya.

harga ph meter air, jual ph meter air

Hanna Instruments

Pada 1978 Hanna Instruments didirikan di Limena, Italy oleh Oscar dan Anna Nardo. Sejak saat itu, Hanna Instruments berkembang menjadi worldwide leader dalam pengembangan instrumentasi electro-analytical, khusus nya pH meter yang produk pertamanya diluncurkan tahun 80-an.



Ionix Instruments

Ionix Instruments adalah industri instrument analitik untuk memenuhi kebutuhan pasar di Asia Pasifik. Ionix Instrument memiliki misi untuk mengembangkan dan mendistribusikan produk inovatif berkualitas tinggi yang memberikan nilai tambah bagi para pengguna.

Produk Mana yang Sesuai Kebutuhan Anda? Silakan lihat spesifikasi produk pH Meter Hanna Instruments dan pH Meter IONIX Instruments.


HANNA INSTRUMENTS HI 8424

ADY WATER merekomendasikan kebutuhan pengukuran air laut Anda dengan pH meter dari Hanna Instruments, yaitu HI 8424. Mengapa harus pH Meter Hanna? Ada 7 alasan, yaitu:

harga ph meter air, jual ph meter air


1. RENTANG PENGUKURAN pH LUAS DAN RESOLUSI TAJAM

Pengukuran pH menggunakan HI 8424 adalah antara -2,00 sampai +16,00 dengan resolusi 0,01.



2. TINGKAT AKURASI TINGGI

Tingkat akurasi pengukuran pH pada temperatur 20oC adalah + 0,01.



3. KALIBRASI MULTI TITIK

Kalibrasi pH meter mampu di mode otomatis, 1 titik, atau 2 titik, dengan 3 nilai buffer yaitu 4,01, 7,01, dan 11,01.



4. DURASI PENGGUNAAN

Sekali cas mampu untuk penggunaan 150 jam terus menerus.



5. USIA BATERAI

Usia baterai sebelum diganti mampu bertahan selama 5 tahun.



6. COMPACT DAN RINGAN


pH Meter HI 8424 hanya memiliki ukuran genggam 164 x 76 x 45 mm dengan berat 180 gram.

Selain merek HI 8424, kami juga merekomendasikan brand IONIX PH10
harga ph meter, harga ph meter air, harga ph meter air laut, harga ph meter air minum, harga ph meter air surabaya, harga ph meter digital, harga ph meter hanna, harga ph meter tanah, harga ph meter tanah digital terbaru, harga ph meter tanah takemura

1. RENTANG PENGUKURAN pH SANGAT LUAS DAN TAJAM
Rentang pengukuran pH oleh IONIX PH 10 lebih sempit dari Eutech PH 150, yaitu antara 0.00 sampai +14.00 pH dengan resolusi 0,01 pH.



2. TINGKAT AKURASI TINGGI

Tingkat akurasi pengukuran pH oleh IONIX PH 10 mencapai + 0,01 pH.



3. DURABILITAS TEMPERATUR

IONIX PH 10 mampu digunakan untuk mengukur larutan dengan temperatur dari 0 sampai 100oC, sedikit lebih sempit dari HI 8424



Jadi mana pH meter yang cocok dengan kebutuhan Anda?

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pH meter, silakan Anda kunjungi web khusus pH meter dan artikel-artikel review kami di:

Harga pH Meter
Harga pH Meter Hanna Instruments
Harga pH Meter Apera
Harga pH Meter Kolam Ikan
Harga pH Meter Hidroponik

Silakan tanyakan kepada Ady Water untuk mengetahui informasi harga melalui:

022 723 8019
022 6372 4915
0821 4000 2080 (Fajri Nur Adrianto)
0822 1620 7911 (Uven Sumpena)
7C232720 (BBM)
e-mail: adywater@gmail.com



Atau silakan datang ke kantor kami di 4 kota besar berikut:

Bandung:

Jalan Mande Raya No. 26, RT/RW 01/02 Cikadut-Cicaheum, Bandung 40195
CUMA 3 MENIT! Cara Mudah Kalibrasi pH Meter HANNA INSTRUMENTS

CUMA 3 MENIT! Cara Mudah Kalibrasi pH Meter HANNA INSTRUMENTS

Pengukuran pH adalah salah satu prosedur vital pada setiap perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan air, baik untuk air minum, air munisipal (perumahan), dan lain-lain. Mengapa?

pH adalah adalah salah satu indikator kimia dari air lingkungan. pH didefinisikan sebagai ukuran aktivitas ion H+ di dalam satu larutan berbasis air.

Kadar pH sering disebut sebagai tingkat keasaman; semakin besar angka pH disebut sebagai larutan basa, sedangkan semakin kecil angka pH disebut sebagai larutan asam, dengan angka pH = 7 dikatakan netral.

Untuk air minum yang kita konsumsi, tingkat keasamannya harus netral atau pH = 7 (rentang yang aman antara 6,5 - 8). Jika pH air yang kita minum lebih kecil dari itu, maka air tersebut bersifat asam dan akan merusak ginjal.

Sebaliknya, jika pH lebih besar dari itu, dapat merusak keseimbangan asam lambung yang sangat kita butuhkan dalam proses pencernaan kita.

Maka, setiap perusahaan penyedia air minum wajib melakukan prosedur ketat dalam pengukuran pH di setiap produk mereka.

Untuk pengukuran pH, digunakan pH meter, salah satunya adalah brand pH meter Hanna Instruments, HI.

harga ph meter air, jual ph meter air

Kami merekomendasikan pH Meter HI 9125 karena aplikasinya sangat luas didukung oleh spesifikasi yang tinggi:
  1. Rentang pH -2.00 to 16.00 pH
  2. Resolusi pH 0.01 pH
  3. Akurasi pH ±0.01 pH
  4. Kalibrasi pH otomatis, satu, atau dua titik dengan lima nilai standar buffer (pH 4.01, 6.86, 7.01, 9.18, 10.01)
  5. Rentang mV ±699.9 mV; ±1999 mV
  6. Resolusi mV 0.1 mV; 1 mV
  7. Akurasi mV ±0.2 mV; ±1 mV
  8. Rentang Temperatur -20.0 to 120.0 ºC, -4.0 to 248.0 °F
  9. Resolusi Temperatur 0.1 °C, 0.1 °F
  10. Akurasi Temperatur ±0.4°C; ±0.8°F
  11. Kompensasi Temperatur manual atau otomatis dari -20.0 to 120.0°C (-4.0 to 248.0°F)
  12. Kalibrasi kemiringan dari 80 hingga 108% / ±1 pH
  13. Dimensi 185 x 72 x 36 mm (7.3 x 2.8 x 1.4”)
  14. Berat 300 g (10.6 oz.)
Namun, sebelum melakukan pengukuran, haruslah dilakukan kalibrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang akurat dan presisi.

INFORMASI HARGA pH METER HANNA

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pH meter, silakan Anda kunjungi web khusus pH meter dan artikel-artikel review kami di:
Harga pH Meter
Harga pH Meter Hanna Instruments
Harga pH Meter Apera
Harga pH Meter Kolam Ikan
Harga pH Meter Hidroponik

Untuk mengetahui harga pH meter digital terbaru, baik dari merk Hanna, IONIX, Lutron, dan Takemura, silakan hubungi sales kami di:

Ady Water One Stop Solution for Water & Air Treatment
Untuk informasi dan pemesanan, silakan hubungi:
022 723 8019 (Call - Fax)
022 6372 4915

0821 4000 2080 (Fajri Nur Adrianto)
0812 2445 1004 (Kartiko Chahyo Laksono)

0857 2352 9677 (WA)
0818 0906 4845 (WA)
0813 2259 9149 (WA)

Jika Anda membutuhkan Media Filter untuk Water & Air Treatment, silakan kunjungi web resmi kami di:

Untuk kebutuhan Alat-alat Laboratorium untuk pengukuran berbagai parameter dalam Water & Air Treatment, silakan kunjungi web resmi kami di:

Untuk kebutuhan Produk dan Jasa Pengolahan Limbah silakan kunjungi web resmi kami di:

Untuk kebutuhan Lampu UV Sterilisasi air dan Ozone Generator silakan kunjungi web resmi kami di:

Untuk kebutuhan Membran Reverse Osmosis, Cartridges silakan kunjungi web resmi kami di:

Kantor Pusat Bandung:
Jalan Mande Raya No. 26, RT/RW 01/02 Cikadut-Cicaheum, Bandung 40194.

Kantor Cabang Jakarta Barat:
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 6, RT/RW 01/08, Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah, Jakarta Barat, 11480.

Kantor Cabang Jakarta Timur:
Jalan Tanah Merdeka No. 80B, RT.13/RW.5 Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur 13830.

Anda juga bisa mengikuti media sosial kami di: