Ini 4 Penyebab Air Berwarna Kuning dan Cara Mengatasinya | Air Sumur, Air Aquarium, Air Kolam Kuning | adywater.com: HARGA SILICA GEL - HARGA PASIR SILIKA - HARGA MEMBRAN RO-HARGA PASIR ZEOLITadywater.com: HARGA SILICA GEL - HARGA PASIR SILIKA - HARGA MEMBRAN RO-HARGA PASIR ZEOLIT: Ini 4 Penyebab Air Berwarna Kuning dan Cara Mengatasinya | Air Sumur, Air Aquarium, Air Kolam Kuning

Ini 4 Penyebab Air Berwarna Kuning dan Cara Mengatasinya

Apakah air di rumah Bapak Ibu Om Tante berwarna kuning? Baik itu air sumur, air ledeng, air akuarium, air kolam.

Mungkin Bapak Ibu sudah melakukan berbagai cara tapi tidak berhasil mengatasi air berwarna kuning? Kami paham kesulitan Bapak Ibu sekalian.
Di artikel ini, Ady Water akan menjelaskan 4 penyebab air berwarna kuning paling umum dan bagaimana cara mengatasinya.

Silakan simak sampai habis dan kami berterimakasih jika Anda membagikannya di media sosial Anda.

Kadang-kadang, perubahan yang terjadi pada air keran kita disebabkan beberapa alasan. Perubahan pada bau, rasa, dan warna dapat diindera dengan segera.

Hanya saja, beberapa kontaminan tidak bisa diidentifikasi langsung oleh kita atau bersifat kasat mata, sehingga harus dilakukan test untuk mengecek parameter-parameter kualitas air.

Jika air di rumah Bapak Ibu sekalian berwarna, besar kemungkinan sudah terkontaminasi oleh unsur mikrobiologis atau unsur kimia.

Masing-masing polutan ini harus dicek sebelum memberikan pengaruh negatif pada kesehatan Anda atau pada aplikasi air Anda, baik air akuarium, kolam, ataupun hidroponik.

4 Penyebab Air Berwarna Kuning

Air kuning sebetulnya merupakan masalah minor karena tidak terlalu mengancam kesehatan manusia.

Hanya saja, apapun yang membuat air Anda tidak jernih dan kotor harus tetap diperhatikan.

Perubahan warna disebabkan oleh oleh beberapa alasan, yaitu material organik, kandungan besi & mangan dalam air, bakteri besi, dan akibat perbaikan perpipaan oleh dinas.

1. Material organik
Proses fermentasi alam menghasilkan by-product bernama tannin. Berdasarkan sains, inilah penyebab umum perubahan warna pada air.

Bentuk ikatan molekul tannin adalah sebagai berikut:
Tannins menyebabkan diskolorisasi pada air dan menjadikan nya warna kuning. Untungnya, tannin tidak menyebabkan masalah kesehatan.

Di samping warna air menjadi kuning, ia tidak memberikan resiko pada manusia, binatang, maupun tumbuhan.

Hanya saja, Bapak Ibu tetap harus meningkatkan kualitas dengan menghilangkan tannin.

2. Kandungan Besi dan Manganese
Jika Bapak Ibu menggunakan air sumur bor, kemungkinan Anda akan mendapatkan masalah ini. Unsur kimia di dalam air tanah akan mempengaruhi warna, rasa, dan bau dari air minum Anda.

Besi (Fe) dan manganese (Mn) ditemukan bersamaan di dalam sumur bor.

Untuk mengukur kandungan besi dan mangan bisa dengan metode titrasi, atau untuk mudahnya menggunakan alat lab Iron Meter dan Manganese Meter.


Meskipun kandungan ini dapat menyebabkan warna kuning pada air Anda, tapi ia tidak memiliki efek negatif yang signifikan pada manusia, kecuali pada kadar ekstrem.

Justru, sebetulnya manusia membutuhkan kadar besi dan mangan dalam jumlah tertentu, yang biasanya kita dapatkan dari air mineral atau makanan yang kita konsumsi.

Namun, Anda tetap harus melakukan perbaikan pada air untuk meningkatkan kualitas warna, rasa, dan bau pada air di rumah Anda.

3. Bakteri Besi pada Air Sumur
Saat bakteri berinteraksi dengan besi, manganese, dan oksigen, ia akan menghasilkan warna kekuningan pada air sumur bor Anda.

Bakteri pengoksidasi besi ini adalah bakteri chemotrophic yang memperoleh energi yang mereka butuhkan untuk hidup dan berkembang biak dengan mengoksidasi besi besi terlarut.

Mereka diketahui tumbuh dan berkembang biak di perairan yang mengandung konsentrasi besi serendah 0,1 mg / L

4. Perbaikan Pipa
Karena perbaikan pipa secara rutin adalah suatu keharusan dalam setiap sistem suplai air, karat dan material lain memungkinkan untuk ikut terbawa pada air yang didistributsikan.

Bakteri juga dapat tumbuh pada lingkungan berkarat, makanya perusahaan perpipaan melakukan perbaikan dan perawatan.

Jika Anda menemukan air Anda berubah warna saat atau setelah adanya perbaikan pipa, hal yang sebaiknya Anda lakukan adalah menghindari menggunakan air ledeng untuk memasak, lalu sampaikan informasi pada penyuplai air (PDAM) tentang perubahan warna air Anda.

Efek Air Berwarna Kuning

Sebelumnya sudah disinggung bahwa air berwarna kuning karena penyebab-penyebab di atas tidak terlalu beresiko tinggi pada kesehatan.

Namun, bukan berarti bisa diabaikan. Paparan air bermineral tinggi dalam waktu yang lama dapat menyebabkan masalah pada kulit, rambut, dan ubun-ubun.

Selain itu, air berwarna kuning juga dapat menyebabkan noda, karat, dan deposit mineral pada perpipaan, baju, alat cuci.

Untuk industri, kandungan besi dan mangan dalam air untuk proses industri juga dapat menyebabkan masalah besar.

Cara Mengatasi Air Berwarna Kuning


Jika Anda sudah mengetahui apa penyebab warna kuning pada air Anda, maka cara untuk mengatasinya adalah dengan menghilangkan penyebab warna kuning tersebut.

Jika penyebab air Anda berwarna kuning adalah karena materi organik, maka solusinya adalah Karbon Aktif.

Karbon aktif memiliki kemampuan adsorpsi dengan kapasitas tinggi. Ia dapat menyerap berbagai zat kimia, pestisida, racun, benzene, VOC, hidrokarbon, dan berbagai material organik lainnya.

Jika penyebab air Anda berwarna kuning adalah karena kandungan besi dan manganese, maka solusinya adalah pasir aktif.

Pasir aktif memiliki kemampuan untuk mengikat ion besi dan ion mangan dengan metode oksidasi filter.

Ady Water sendiri jual karbon aktif lokal - import dan pasir aktif - import secara terpisah, sehingga jika Anda ingin memasang sendiri filter ini di rumah, Anda bisa membeli paket kecil dari Ady Water.

Namuin jika Anda ragu, tinggal percayakan saja pada Ady Water karena kami juga membuka jasa pasang filter air, baik untuk filter air domestik maupun sistem filter air / water treatment industrial.

Jasa Pasang Filter Air Bandung

Hubungi Ady Water di 0822 1620 7911
Powered by Blogger.